Arti Makna Filosofis Takir Jawa



Makna Filosofis Takir Jawa/narasiinspirasi.com
narasiinspirasi.com - Takir merupakan salah satu dari banyak bentuk/ kreasi wadah makanan yang dibuat dari daun pisang. Selain takir ada juga wadah atau bungkus makanan lain dari daun pisang seperti pincuk, sumpil, terpelang, tum, sudi, pasung, pinjung dll. 


Takir sendiri ada 2 macam yaitu takir biasa dan takir ponthang yang diberi helai janur (daun kelapa yg masih muda). Takir dibentuk dengan melipat kedua sisi daun pisang dengan menyeimbangkan dua sisinya kemudian dikunci/ditusuk dengan lidi tajam agar takir bisa berdiri dan apabila dijadikan wadah maka isinya tidak tumpah. Takir dibuat dengan hati-hati dan jangan sampai tinggi sebelah atau robek daun pisangnya sehingga menyebabkan takir tdk sempurna & bila diisi makanan bisa tumpah dan berceceran.


Takir Jawa/narasiinspirasi.com
Kata takir sendiri berasal dari "nata" karo "mikir" (menata dan berpikir) yang bermakna bahwa dalam kehidupan senantiasa harus mempertimbangkan dan menata setiap langkah yang diambil dengan pemikiran tenang, seksama, mendalam dan berhati-hati agar mendapatkan hasil yang terbaik.


Dalam membuat takir juga diperlukan keseimbangan serta keselarasan antara kedua sisi agar takir bisa berdiri kokoh dan berguna. Artinya dalam kehidupan diperlukan keseimbangan, harmonisasi dan keselarasan/keserasian dalam segala hal agar tidak "njomplang" karena berat sebelah.

Takir Ponthang/narasiinspirasi.com
Lidi yg tajam dan keras berfungsi mengunci takir agar tetap pada bentuknya dan kokoh. Lidi merupakan lambang dari niat, tekad dan keteguhan hati agar tidak mudah jatuh, putus asa serta kegigihan menjalani kehidupan.


Penggunaan daun pisang selain karena dahulu blm ada piring mangkok dan sejenisnya (ada cuma masih yang terbuat dari tanah liat) dirasa lebih praktis, bila dibuang juga gampang terurai dan kembali ke alam (simbol hubungan manusia dengan alam yang selaras dan tidak terpisahkan).


Sumber:
Kahaning (Line)
Jatimtimes.com
Detikone.com

You Might Also Like

0 comentários

Loading...