ABOUT US
Narasi Inspirasi/narasiinspirasi.com


"Memahami orang lain adalah kebijaksanaan, memahami diri sendiri adalah pencerahan"
Fajar R. Wirasandjaya

Introduction

Halo gaes, salam sejahtera, perkenalkan saya Fajar R. Wirasandjaya selaku author dan pengelola web narasiinspirasi.com. Kali ini kita akan sedikit menggali tentang kenangan masa lalu dan bercerita tentang Narasi Inspirasi. narasiinspirasi.com pertama kali secara resmi mengudara pada tahun 2012. Saat itu narasiinspirasi.com masih berupa blog gratisan di platform blogger yang dikelola secara amatir dan ala kadarnya (sekarang masihlah sama). Meskipun begitu, kami bertekad untuk selalu berbenah dan memperbaiki kualitas konten agar menjadi selalu lebih baik, lebih informatif, lebih edukatif dan lebih bermanfaat bagi pembaca.

Sharing is caring, bentuk kepedulian yang nyata kepada sesama adalah dengan berbagi. Berbagi tidaklah harus selalu dengan materi fisik atau benda yang memiliki nilai nominal. Misalnya dengan website inilah kami berbagi gagasan, berbagi opini, berbagi kebahagiaan, dan berbagi buah pikiran. 
 
Berawal dari iseng untuk menyalurkan gagasan, ide dan buah pikiran, kami pun berinisiatif untuk membangun sebuah website kecil dan sederhana yang bisa dikelola secara mandiri, dengan begitu buah pikiran bisa kami salurkan dan bisa diakses oleh umum. Pramoedya seorang tokoh sastra terkenal berkata "menulislah maka engkau akan abadi". Bermediakan platform digital maka kami pun mulai memberanikan diri untuk menulis dan mengeksplorasi gagasan. Kami juga berharap agar orang lain bisa lebih mudah dalam memahami, mempelajari alur pemikiran, karakter dan gagasan kami, begitulah kira-kira. 
 

Sejarah Narasi Inspirasi

Nama Narasi Inspirasi terinspirasi dari pengalaman pribadi author. Saat itu author membaca berita dan mendengar dosen yang sedang bernarasi tentang cerita yang membangkitkan motivasi. Kisah tentang perjuangan kaum tani miskin yang bangkit dari jerat kesengsaraan, bukan hanya bangkit dari kesengsaraan batin, tapi kesengsaraan real yang hampir dihadapi oleh mayoritas masyarakat Indonesia pada umumnya yaitu minimnya akses pendidikan dan kemiskinan. Penulis lantas berinisiatif untuk mengadaptasi ide dari pengalaman yang berkesan tersebut. 

Setelah melakukan beberapa riset kecil-kecilan akhirnya author memutuskan diksi Narasi Inspirasi sebagai nama website. Narasi Inspirasi merupakan istilah atau diksi yang mengandung makna yang positif, inklusif, sederhana, membangkitkan gagasan dan menggugah nalar berpikir. Akhirnya ditetapkanlah nama Narasi Inspirasi sebagai nama website, sekaligus sebagai identitas yang mengusung tinggi semangat dan kreatifitas. 
 

Kesimpulan

Mengutip ungkapan seorang filsuf German, Friedrich Nietzsche, "Sesungguhnya manusia adalah arus yang tercemar. Seseorang harus menjadi seperti laut, untuk menerima arus tercemar tanpa menjadi kotor". Kita harus berjiwa besar, ikhlas seperti samudera yang menjadi muara setiap sungai. Selaras dengan ungkapan Bung Karno "Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu, ragu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun". 

Mari kita terus mengupayakan kebaikan, meskipun terkadang harus menjadi seperti samudera yang menampung arus yang tercemar dan mempertontonkan ketololan untuk mencemooh (menutupi) kebijaksanaan. Semoga website ini mampu berjalan sesuai dengan harapan dan mampu memberi sumbangsih yang nyata untuk kemajuan. Semua tidak terlepas dari dukungan para pembaca yang budiman. Kritik dan saran sangatlah penting, maka dari itu besar harapan kami untuk kritik dan saran, sebagai wujud dari apresiasi dan langkah untuk mengevaluasi diri. Begitulah kira-kira sedikit cerita tentang Narasi Inspirasi. Semoga tetap menginspirasi. Salam bahagia. 

Contact Person

Jangan pernah merasa ragu untuk menghubungi kami, seputar urusan bisnis, pertanyaan, kritik, saran, curhat juga boleh, silahkan hubungi kami di : narasiinspirasi@gmail.com