Tertawalah dan Campakkan Kepedihanmu

Tertawalah dan Campakkan Kepedihanmu


oleh
Fajar R. Wirasandjaya
 (Toilet Pom Bensin Kesurupan, 04 Mei 2018)

Siapakah yang mengerti kepiluan sebatang bambu yang tercerabut dari akarnya?
Ia rindu masa-masa masih menyatu dengan ranting, daun, dan akarnya
Masa dimana ia bukan sebatang bambu yang tergeletak sendiri dan merana
Dimanakah angin?
Sunyi sembunyi merayap senyap

Kini angin menelusup tanpa jiwa
Merasuk tak menjelma nyawa
Seseorang sering tidak paham dengan dirinya
Mana perasaan mana pikiran...
Mana keinginan mana kebutuhan...
Terlalu asik memandang luas samudera
Tapi lupa keindahan pantai yang ia pijak

Jika cinta adalah kekuatan
Maka selayaknya bukan kelemahan
Maka selayaknya ia tahu cara untuk bahagia
Jika kebahagiaan adalah tujuan utama...
Maka ia akan rela menempuh penderitaaan
Seperti api yang menyala di dalamnya?
Seperti api yang menerangi atau api yang membakar?

Hei kau air dan tanah liat yang bermuara dalam suksma di dadaku
Demi apa?
Bahagia?!...
Bahagia bukan tujuan, bahagia itu cara
Bukan hasil akhir
Bahagia hanya suatu bentuk yang berubah dari satu wujud ke wujud yang lain
Tidak ada yang layak dipertahankan mati-matian
Harta, tahta, cinta, keagungan serta kuasa

Wahai angin yang bermuara di nafasku
Lalu siapalah aku ini?
Siapalah yang dapat mengerti kerinduanku?
Aku dan kau hanyalah sebatang bambu yang tercerabut dari rumpunnya
Rindu saat saat angin meniupkan sejuknya...
Bergesekan dengan buluh yang lain
Membunyikan nada nada merasuk suksma
Hingga lelap tanpa nyawa,
Hei tenanglah...
Tertawalah dan campakkanlah penderitaan dan kepedihanmu itu...
Bahwa tidak ada yang abadi kecuali ketidak abadian itu sendiri

Baca Juga

Puisi Penghianatan dan Sajak Patah Hati: Mungkin Semua Butuh Jeda

Puisi Ditolak Cinta: Pelangi Diantara Hujan

Puisi Alam: Tertawalah dan Campakkan Kepedihanmu

Puisi Sedih: Sepertiga Malam

Puisi Pendek Perenungan: Dialog Rumput Kering 

Puisi Malam: Malam di Ujung Kabut 

Puisi Filsafati: Langit Menaungi Ketelanjangan


You Might Also Like

0 comentários

Loading...