Langkah Kaki Seorang Pecinta, Sebuah Puisi Tentang πŸ”



Langkah Kaki Seorang Pecinta

oleh
Fajar R. Wirasandjaya
(Malang, 20 Januari 2016) 

Cahaya remang putih biru
Membias angkasa penuh haru
Lentera redup bersinar setengah hati
Terhalang oleh embun hampir mati
Ia terpaksa mengabulkan kehendak angin
Karena ia ketakutan dihantui dingin

Terdengar suara langkah kaki 
Menapak pelan bebatuan taman
 Bersama sunyi
Sorot lampu membelakangi,
Langkah ragu seorang lelaki,

Ia berkata, 
Disinilah tempat bersemayam,
Ingatan lampau tentang engkau
Kasih yang tak tersampaikan
Cinta yang tak terbalaskan
Terkubur di dalam lumpur





You Might Also Like

0 comentΓ‘rios

Loading...