Palu dan Arit di kebun Tembakau

Palu dan Arit di kebun Tembakau


oleh
Fajar RW (Di Atas Genteng, 03 Oktober 2017)

Tuan-tuan hendak kemana?
Lantas mereka menjawab, mencapai senja di kolong langit kisanak,
Bisakah Tuan-tuan memberi sedikit pemahaman kepada kami tentang langit?
Apakah itu kisanak?
Pemahaman tentang manusia yang memanusiakan manusia?
Kami buta terhadap hal itu Tuan.
Kami telah lama tenggelam dalam penderitaan, dan kemiskinan itu amatlah pedih


Lantas apa yang dapat ku perbuat?
Tuan-tuan hanya perlu mendengar dengan khusyuk lantas mengamati sekeliling
Rasakan tuan, betapa angin sejuk bertiup sepoi menggoyang dedaunan
Kayu kayu jati mulai meranggas di musim kemarau
Menggetarkan hati menyentuh kalbu

Gubuk gubuk reyot diujung kebun tembakau disanalah hamba bersua
Tak ada barang mewah, makanan sekedar nya
Yang penting ada garam dan cabe, hamba sudah sangat bersyukur
Dan Tuan-tuan lihat palu dan arit ini hanyalah modal hamba, menggembleng paku menancapkan cita pada dinding gedhek
Menyabet leher pengerat-pengerat tua

You Might Also Like

0 comentários

Loading...