Cerita kaum kafir usai sebut "Laa ilaha illallah"

Cerita kaum kafir usai sebut
Suatu cerita Rasulullah SAW mengutus Usamah bin Zaid ke Huraqat dari Juhainah guna meredam gerakan suku Daurah. Sesampainya di Huraqah, Usamah bin Zaid RA berhasil menaklukkan suku Daurah. Keberhasilan Usamah menaklukkan suku Daurah tak lepas dari kecerdikannya dalam mengatur strategi untuk melakukan penyerbuan ke Haraqah. Tepat pagi buta Usamah melakukan penyerangan dan berhasil menaklukkan suku Daurah.

Rupanya dalam penyerangan itu ada suku Daurah yang berhasil meloloskan diri. Kemudian Usamah dan seorang sahabat Anshar mengejar salah seorang dari suku Daurah. Peristiwa kejar-kejaran pun tak terelakkan. Terdesak, Usamah dan sahabatnya berhasil mengepung salah seorang suku Daurah yang melarikan diri itu.
Merasa terdesak, suku Daurah akhirnya mengatakan kehadiran Allah SWT dengan menyebut, "Laa ilaha illallah." Seketika, sahabat Anshar Usamah menghentikan pedangnya. Tetapi ini tak berlaku bagi Usmah, Dia langsung mengeksekusi suku Daurah itu dengan langsung menikamnya menggunakan tombaknya hingga mati.

Singkat cerita, usai melakukan tugas itu, Usamah dan pasukannya segera kembali ke Madinah. Namun, berita mengenai pembantaian Usmah telah sampai ke telinga Rasulullah SAW. Rasulullah SAW pun langsung bertanya kepada Usamah:
"Ya Usamah, apakah engkau membunuhnya (suku Daurah) sesudah ia berkata: Laa ilaha illallah?. "(Ucapan) itu hanya untuk menyelamatkan diri." jawab Usamah. Maka Nabi SAW mengulang-ulang tegurannya itu sehingga aku sangat menyesal seolah aku belum Islam sebelum hari itu." (HR Bukhari)

Sementara kisah lain menjelaskan, Al-Miqdad bin Al-Aswad RA bertanya kepada Nabi SAW: "Bagaimana pendapatmu jika aku berhadapan dengan orang kafir dalam peperangan lalu ia menebas tanganku dengan pedang hingga patah, lalu ia berlari dan berlindung di belakang pohon berkata: aku Islam kepada Allah, apakah boleh kubunuh ya Rasulullah?' Nabi SAW menjawab: 'Jangan engkau bunuh.' Al-Miqdad berkata: 'Ya Rasulullah, dia telah memutuskan tanganku baru kemudian menyatakan Islam.'

Nabi SAW bersabda: 'Jangan engkau bunuh, maka jika engkau membunuhnya, ia akan berada pada keadaanmu sebelum engkau membunuhnya, dan engkau berada pada keadaanya sebelum dia menyatakan kalimat yang diucapkannya itu." (HR Bukhari).

You Might Also Like

0 comentários

Loading...